Website Bisnis
Google Search Console untuk Apa? Panduan Pemilik Usaha
Google Search Console menunjukkan bagaimana websitemu tampil di Google: kata pencarian, tayangan, klik, dan halaman bermasalah. Begini cara mendaftarkan dan membacanya untuk keputusan usaha.
Google Search Console dipakai untuk melihat bagaimana websitemu tampil di Google Penelusuran: kata apa yang diketik orang sampai websitemu muncul, berapa kali muncul, berapa kali diklik, dan halaman mana yang bermasalah. Alatnya gratis dan dibuat oleh Google sendiri, jadi datanya datang langsung dari mesin pencarinya.
Tanpa Search Console, pemilik usaha biasanya hanya bisa menebak. “Sepertinya website kita jarang dikunjungi” atau “kayaknya sudah muncul di Google” tidak bisa dijadikan dasar memperbaiki apa pun. Google menulis di halaman Tentang Search Console bahwa pemilik bisnis mungkin tidak memakai Search Console secara langsung, tapi sebaiknya tetap memahami dasarnya. Kabar baiknya, laporan yang perlu kamu baca tidak banyak, dan dari situ sudah bisa diputuskan halaman mana yang perlu diperbaiki lebih dulu.
Search Console, Google Analytics, dan Google Profil Bisnis: apa bedanya
Tiga alat gratis dari Google ini sering dikira sama. Cara paling mudah membedakannya adalah dari pertanyaan yang dijawab masing-masing.
| Alat | Pertanyaan yang dijawab | Contoh data |
|---|---|---|
| Google Search Console | Bagaimana websitemu tampil di hasil pencarian Google, sebelum orang masuk ke website | Kata pencarian, jumlah tayangan dan klik, halaman yang tidak masuk indeks |
| Google Analytics | Apa yang dilakukan pengunjung setelah masuk ke website | Halaman yang dibuka, asal pengunjung, tombol yang diklik |
| Google Profil Bisnis | Bagaimana usahamu tampil di Google Maps dan pencarian lokal | Ulasan, foto, jam buka, permintaan rute |
Search Console hanya menghitung link yang mengarah ke website yang kamu daftarkan. Google menyebut data untuk link ke properti lain tidak ditampilkan karena alasan privasi. Artinya, orang yang menemukan profil Google Maps-mu lalu langsung menelepon tanpa membuka website tidak tercatat di Search Console.
Search Console dan Google Analytics bisa ditautkan. Menurut Bantuan Analytics, Search Console menyimpan data 16 bulan terakhir, dan datanya baru tersedia sekitar 48 jam setelah dikumpulkan. Jadi angka hari ini belum lengkap, dan perbandingan lebih dari 16 bulan ke belakang tidak bisa dilakukan.
Di website WordPress, plugin analitik yang biasa saya pakai adalah Site Kit by Google. Plugin resmi dari Google ini menampilkan data Search Console, Analytics, dan PageSpeed Insights di dasbor WordPress (Site Kit), sehingga pemilik usaha tidak perlu membuka tiga situs berbeda. Saat melapor ke klien, angka yang paling sering saya tunjukkan adalah page view dan bounce rate. Keduanya datang dari Google Analytics, bukan Search Console, jadi dua alat ini memang sebaiknya dipasang bersama.
Cara mendaftarkan website ke Search Console
Kamu butuh akun Google dan akses ke pengaturan domain atau website. Urutannya mengikuti panduan menambahkan properti dari Google:
- Buka search.google.com/search-console dan masuk dengan akun Google usahamu, sebaiknya akun yang tidak terikat ke satu karyawan.
- Buka menu pemilih properti, lalu pilih + Tambahkan properti.
- Pilih jenis properti. Domain (misalnya namausaha.com) mencakup semua versi alamat: dengan dan tanpa www, http maupun https. Awalan URL (misalnya https://www.namausaha.com/) hanya mencakup alamat yang persis dimulai dengan awalan itu.
- Verifikasi kepemilikan. Properti Domain wajib diverifikasi lewat data DNS, yaitu menambahkan satu baris teks di pengaturan domain. Properti Awalan URL punya lebih banyak pilihan: unggah file HTML, tag HTML di beranda, kode Google Analytics, atau Google Tag Manager (cara verifikasi).
- Setelah terverifikasi, tunggu beberapa hari. Google mulai mengumpulkan data begitu properti ditambahkan, tapi butuh beberapa hari sampai datanya terlihat di laporan.
Saran saya, pilih properti Domain kalau kamu bisa mengakses pengaturan DNS di registrar atau panel hosting. Datanya lebih lengkap karena semua versi alamat ikut terhitung. Kalau DNS dipegang pihak lain dan sulit diminta, Awalan URL dengan tag HTML di beranda sudah cukup untuk mulai.
Pasang lebih dari satu metode verifikasi sebagai cadangan. Contoh dari Google sendiri: verifikasi lewat kode Google Analytics bisa hilang kalau ada yang mengganti template website lalu kodenya ikut terhapus. Proses ini aman untuk website yang sedang berjalan, karena menambahkan properti tidak memengaruhi tampilan situs di Google Penelusuran.
Empat angka di laporan Performa
Laporan Performa adalah bagian yang paling sering dibuka. Tampilan bawaannya menunjukkan data tiga bulan terakhir dengan empat metrik (Bantuan Search Console):
| Metrik | Artinya | Cara membacanya untuk usaha |
|---|---|---|
| Klik | Berapa kali orang mengklik websitemu dari hasil Google | Calon pembeli yang benar-benar datang dari pencarian |
| Tayangan | Berapa kali websitemu muncul di hasil pencarian | Seberapa sering usahamu terlihat, walau belum tentu diklik |
| CTR (rasio klik-tayang) | Klik dibagi tayangan | Seberapa menarik judul dan deskripsimu dibanding hasil lain |
| Posisi rata-rata | Rata-rata urutan teratas websitemu di hasil pencarian | Gambaran kasar, karena hasil pencarian tiap orang berbeda |
Anggap hasil pencarian Google sebagai deretan toko di pinggir jalan. Tayangan adalah jumlah orang yang lewat dan melihat etalasemu, klik adalah orang yang masuk ke toko, dan CTR menunjukkan seberapa menarik etalasenya. Kalau tokomu dilewati ribuan orang tapi jarang dimasuki, yang pertama perlu dibenahi biasanya papan nama dan etalasenya.
Soal posisi, hasil pencarian bergantung pada waktu, tempat, perangkat, dan riwayat orang yang mencari, begitu catatan Google. Jadi kalau kamu mengetik kata yang sama dan tidak menemukan websitemu, itu belum tentu salah datanya. Mereka menyarankan untuk lebih memperhatikan tren tayangan dan klik daripada posisi saja.
Data hari ini dan kadang kemarin masih berupa data awal yang bisa berubah dalam beberapa jam, ditandai garis putus-putus di grafik (tentang data laporan Performa). Saat membandingkan, pakai hari yang sudah penuh.
Pertanyaan usaha yang bisa dijawab laporan Performa
Angka di atas baru berguna kalau dipakai menjawab pertanyaan nyata. Untuk usaha kecil, ada empat pertanyaan yang bisa dijawab dengan langkah dari panduan tugas umum laporan Performa.
Kata apa yang dipakai orang sampai menemukan websitemu?
Buka Performa, lalu klik tab Kueri di bawah grafik. Urutkan menurut Klik atau Tayangan. Isinya bisa berbeda dari dugaanmu. Pemilik bimbel mungkin mengira orang mencari “les privat”, padahal yang muncul justru “les matematika SMP dekat rumah”. Kata-kata yang sudah muncul di daftar tapi belum dibahas di websitemu adalah bahan untuk halaman atau artikel berikutnya.
Sebagian kata pencarian tidak akan terlihat. Google menghapus kueri tertentu dari tabel untuk melindungi privasi pengguna (kueri anonim), jadi jumlah di tabel bisa lebih kecil daripada total di grafik.
Halaman mana yang sering muncul tapi jarang diklik?
Klik kartu CTR di atas grafik, buka tab Halaman, lalu urutkan CTR dari yang terkecil. Halaman dengan tayangan banyak tapi CTR rendah berarti orang melihatnya di Google, tapi merasa hasil lain lebih cocok. Saran Google untuk kasus ini: perbarui judul dan deskripsi halaman agar lebih mewakili isinya, atau sesuaikan isi halaman dengan kata pencarian yang memunculkannya.
Misalnya untuk halaman layanan:
| Judul halaman | |
|---|---|
| Kurang tepat | Layanan Kami – PT Contoh Jaya |
| Lebih tepat | Jasa Renovasi Rumah di Bekasi – PT Contoh Jaya |
Nama perusahaan di tabel hanya contoh. Judul kedua menyebut jasa dan wilayahnya, jadi orang yang mencari renovasi rumah di Bekasi langsung tahu halaman itu menjawab kebutuhannya.
Orang mencari nama usahamu, atau mencari jasamu?
Search Console punya filter Bermerek dan Tanpa merek di filter Kueri. Kueri bermerek memuat nama usaha, domain, atau produk khasmu; kueri tanpa merek adalah pencarian umum seperti “jasa servis AC Depok”. Traffic bermerek sering datang dari orang yang sudah mengenal usahamu, sedangkan traffic tanpa merek bisa menandakan audiens baru, tulis Google.
Untuk usaha kecil, perbandingan ini menjawab pertanyaan yang jarang terjawab: apakah website mendatangkan orang baru, atau hanya dipakai pelanggan lama untuk mencari nomor WhatsApp. Filter ini tersedia sejak 11 Maret 2025, tapi tidak muncul untuk situs dengan jumlah tayangan rendah.
Apakah perubahan di website ada pengaruhnya?
Setelah mengganti judul halaman atau menambah artikel, klik filter tanggal, pilih Bandingkan, lalu bandingkan periode setelah perubahan dengan periode yang sama sebelumnya. Naik turunnya angka juga bisa dipengaruhi hal lain, misalnya musim, berita, atau perubahan di situs pesaing. Karena itu, cek dulu apakah lonjakan atau penurunannya terjadi berdekatan dengan tanggal kamu mengubah halaman sebelum menyimpulkan apa pun.
Laporan lain yang cukup dilihat sebulan sekali
Selain Performa, ada tiga laporan yang layak dicek rutin walau tidak setiap hari.
Pengindeksan halaman
Laporan ini menunjukkan halaman mana yang sudah masuk indeks Google dan mana yang belum, beserta alasannya. Kalau ada halaman penting yang tidak muncul di Google, arti tiap status dan cara memeriksanya sudah saya tulis di artikel kenapa website tidak muncul di Google dan cara memeriksanya.
Core Web Vitals
Laporan ini menilai kecepatan dan kestabilan halaman berdasarkan data pengunjung sungguhan, dengan status Buruk, Perlu peningkatan, atau Baik (Bantuan Search Console). Website yang masih baru atau pengunjungnya sedikit sering menampilkan “Data tidak tersedia”, dan itu wajar. Untuk sementara, uji halamannya satu per satu dengan PageSpeed Insights.
Tindakan manual dan Masalah keamanan
Kedua laporan ini idealnya selalu kosong. Tindakan manual dijatuhkan bila peninjau Google menilai situs melanggar kebijakan spam, dan akibatnya sebagian atau semua halaman bisa tidak ditampilkan di hasil pencarian (laporan Tindakan manual). Kalau kamu baru membeli domain bekas atau mengambil alih website lama, cek laporan ini lebih dulu.
Siapa yang harus jadi pemilik properti
Urusan akses jarang terasa penting sampai pengelola websitenya berganti. Search Console mengenal beberapa tingkat akses (pemilik, pengguna, dan izin):
- Pemilik: kontrol penuh, termasuk menambah dan menghapus pengguna lain.
- Pengguna penuh: melihat semua data dan bisa melakukan sebagian tindakan.
- Pengguna terbatas: melihat sebagian besar data saja.
Kalau semua pemilik terverifikasi kehilangan akses, semua pengguna ikut kehilangan akses ke properti itu. Risikonya besar bila satu-satunya pemilik adalah email pribadi karyawan yang sudah keluar, atau akun vendor yang sudah tidak bisa dihubungi.
Hal yang mirip pernah saya temui pada domain. Ada beberapa klien yang datang ke dooha.id dengan domain yang masih atas nama vendor lama. Setelah dimigrasikan, data domainnya kami ubah sepenuhnya menjadi milik klien. Untuk Search Console, aturan di dooha.id bergantung pada layanan setelah serah terima. Klien yang tidak mengambil paket perawatan menerima properti Search Console sebagai milik mereka sendiri. Untuk klien yang memakai layanan perawatan, Search Console kami kelola dan laporannya kami kirim setiap bulan. Untuk usahamu sendiri, pegangannya tetap sama: pemilik properti sebaiknya akun Google milik usaha, sedangkan vendor atau orang yang membantu cukup diberi akses Pengguna penuh. Caranya lewat Setelan > Pengguna dan izin > Tambahkan pengguna, lalu pilih tingkat izinnya. Kalau kamu sedang menyusun anggaran website, kepemilikan domain juga saya bahas di artikel rincian komponen biaya membuat website perusahaan.
Kalau suatu saat kamu mengambil alih website dari pengelola lama, verifikasi kepemilikan dengan akunmu sendiri. Setelah itu, akses pemilik lama bisa dicabut dengan menghapus token verifikasinya, misalnya tag HTML lama di beranda.
Checklist bulanan Search Console untuk pemilik usaha
Salin daftar ini ke catatan atau kalender, lalu jalankan di awal setiap bulan:
- Buka Performa, pilih rentang tanggal sebulan terakhir, lalu klik Bandingkan dengan periode sebelumnya. Catat total klik dan tayangan.
- Di tab Kueri, tulis 5 kata pencarian teratas. Tandai kata yang belum punya halaman khusus di websitemu.
- Di tab Halaman, cari halaman dengan tayangan banyak tapi CTR rendah. Pilih satu untuk diperbaiki judul dan deskripsinya bulan ini.
- Buka Pengindeksan halaman. Pastikan halaman layanan dan halaman kontak berstatus terindeks.
- Cek Core Web Vitals. Kalau ada status Buruk, catat URL contohnya untuk diperiksa.
- Cek Tindakan manual dan Masalah keamanan. Keduanya harus menampilkan tanda tidak ada masalah.
- Buka Setelan > Pengguna dan izin. Hapus akses orang yang sudah tidak terlibat.
Simpan catatannya dari bulan ke bulan. Search Console hanya menyimpan data 16 bulan terakhir, jadi catatan sendiri yang membuat kamu bisa membandingkan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya.
Kapan Search Console belum banyak membantu
Search Console tidak mempercepat websitemu muncul di Google. Google menyebut kamu tidak harus mendaftar ke Search Console agar situs tercantum di hasil pencarian. Alat ini membantu kamu memahami dan memperbaiki, sedangkan hasilnya tetap bergantung pada isi website dan persaingan.
Untuk website yang baru tayang, laporan Performa biasanya masih sepi selama beberapa minggu pertama, dan berapa lama prosesnya sudah saya uraikan di artikel berapa lama membuat website sampai muncul di Google. Banyak pemilik usaha menganggap SEO itu mudah. Kenyataannya, dikenal secara organik butuh waktu. Kalau ingin cepat, jalurnya iklan berbayar, dan itu pun kalau memang ada anggarannya. Di masa awal itu, cukup pastikan halaman pentingmu terindeks, lalu kembali ke laporan Performa sebulan sekali.
Kalau usahamu belum punya website sama sekali, urutan pengerjaannya dari memilih domain sampai tayang ada di panduan membuat website usaha dari awal.
Pertanyaan seputar Google Search Console
Google Search Console adalah apa?
Google Search Console adalah layanan gratis dari Google untuk memantau, merawat, dan memecahkan masalah tampilan website di hasil Google Penelusuran. Isinya antara lain kata pencarian yang memunculkan websitemu, jumlah tayangan dan klik, status indeks halaman, serta pemberitahuan bila Google menemukan masalah.
Apakah Google Search Console berbayar?
Tidak. Search Console gratis. Yang kamu butuhkan hanya akun Google dan akses untuk memverifikasi kepemilikan website, misalnya lewat pengaturan DNS domain atau tag HTML di beranda.
Apa bedanya Google Search Console dan Google Analytics?
Search Console menunjukkan apa yang terjadi di hasil pencarian Google sebelum orang masuk ke website: kata pencarian, tayangan, dan klik. Google Analytics menunjukkan apa yang dilakukan pengunjung setelah masuk ke website. Keduanya bisa ditautkan agar datanya terlihat di satu tempat.
Berapa lama data muncul setelah website diverifikasi?
Google mulai mengumpulkan data begitu properti ditambahkan, tapi butuh beberapa hari sampai data terlihat di laporan. Data terbaru di laporan Performa juga masih bisa berubah dalam beberapa jam.
Apakah website harus didaftarkan ke Search Console supaya muncul di Google?
Tidak harus. Google bisa menemukan dan menampilkan website tanpa Search Console. Mendaftarkan website membantu kamu melihat masalah indeks, mengirim peta situs, dan membaca data pencarian, tapi tidak menjamin posisi tertentu.
Seberapa sering pemilik usaha perlu membuka Search Console?
Sebulan sekali sudah cukup untuk kebanyakan usaha kecil, dengan checklist yang sama setiap bulan. Buka lebih sering bila baru mengganti banyak halaman, pindah domain, atau menerima email pemberitahuan masalah dari Search Console.
Yang bisa kamu kerjakan minggu ini
Kalau websitemu belum terdaftar, langkah pertamanya hari ini cukup satu: tambahkan properti dan selesaikan verifikasinya dengan akun Google milik usaha. Bulan depan, saat datanya sudah terkumpul, jalankan checklist di atas dan perbaiki satu halaman dengan CTR terendah.
Kalau tidak sempat mengatur sendiri, dooha.id punya add-on Setup laporan performa untuk menghubungkan Google Analytics dan Search Console, mengatur laporannya, lalu menguji datanya. Untuk website yang dirawat lewat layanan Care, pengecekan indeks dan Search Console berkala sudah termasuk; rinciannya ada di halaman paket dooha.id. Kalau ada laporan yang angkanya membingungkan, tulis di kolom komentar dan saya bantu jelaskan.
