Website Bisnis
Harga Domain .id, .co.id, dan .com 2026: Cara Memilihnya
Perbandingan harga domain .id, .co.id, dan .com dari halaman resmi registrar per 1 November 2026, termasuk harga perpanjangan, total tiga tahun, dan cara memilih ekstensi sesuai kondisi usahamu.
Per 1 November 2026, harga domain .id di dua registrar besar Indonesia ada di kisaran Rp219.000 sampai Rp249.000 per tahun untuk perpanjangan, domain .co.id sekitar Rp300.000, dan .com Rp219.000 di Rumahweb setelah harga promo tahun pertama habis. Angka yang terpampang paling besar di halaman registrar biasanya harga tahun pertama, dan angka itu bisa kurang dari separuh harga tahun berikutnya.
Domain itu mirip sewa kios di pasar. Diskon bulan pertama memang menyenangkan, tapi yang menentukan untung rugi adalah sewa bulanan sesudahnya, karena kamu akan menempati kios itu bertahun-tahun. Alamat website juga begitu. Setelah alamat itu tercetak di kartu nama dan tercantum di Google Profil Bisnis, pindah ke nama lain jauh lebih repot daripada membayar perpanjangannya.
Tabel harga domain .id, .co.id, dan .com per 1 November 2026
Saya membuka halaman harga resmi tiap registrar pada 1 November 2026 dan mencatat angkanya apa adanya, dalam rupiah per tahun. Harga promo bisa berubah sewaktu-waktu, jadi cek lagi sebelum membeli.
| Ekstensi | Rumahweb: daftar | Rumahweb: perpanjang | DomaiNesia: daftar | DomaiNesia: perpanjang | Syarat dokumen |
|---|---|---|---|---|---|
| .id | 219.000 | 219.000 | 99.000 (tahun pertama) | 249.000 | Tanpa syarat |
| .co.id | 300.000 | 300.000 | 295.000 | 300.000 | KTP dan NIB |
| .com | 137.000 (promo) | 219.000 | 137.000 (tahun pertama) | tidak tercantum, harga normal 235.000 | Tanpa syarat |
| .biz.id | 9.900 (promo) | 60.000 | 9.900 | 70.000 | Tanpa syarat |
| .my.id | 9.900 (promo) | 25.000 | 9.900 | 35.000 | Tanpa syarat |
| .web.id | 50.000 | 50.000 | 9.900 | 55.000 | Tanpa syarat |
Sumber: Rumahweb, harga domain, DomaiNesia, domain .ID, dan DomaiNesia, domain untuk .com. Sebagai pembanding, IDwebhost mencantumkan .id Rp210.000 dan .co.id Rp270.000, tapi harga perpanjangannya tidak tampil di halaman itu.
Harga .id dan .co.id relatif stabil dari tahun ke tahun. Ekstensi murah (.my.id, .biz.id) dan .com justru punya selisih besar antara harga daftar dan harga perpanjangan. Domain .biz.id seharga Rp9.900 di tahun pertama, misalnya, menjadi Rp60.000 sampai Rp70.000 saat diperpanjang.
Hitung biaya tiga tahun, jangan hanya tahun pertama
Cara paling jujur membandingkan registrar adalah menjumlahkan harga daftar dengan dua kali harga perpanjangan. Tiga tahun cukup untuk menunjukkan apakah promo tahun pertama benar-benar menghemat uangmu.
| Ekstensi | Rumahweb, total 3 tahun | DomaiNesia, total 3 tahun |
|---|---|---|
| .id | Rp657.000 | Rp597.000 |
| .co.id | Rp900.000 | Rp895.000 |
| .my.id | Rp59.900 | Rp79.900 |
| .biz.id | Rp129.900 | Rp149.900 |
| .com | Rp575.000 | belum bisa dihitung, harga perpanjangan tidak tercantum |
Untuk .id, DomaiNesia lebih murah dalam tiga tahun walaupun harga perpanjangannya lebih tinggi, karena potongan di tahun pertama cukup besar. Untuk .my.id dan .biz.id, urutannya terbalik: harga daftar keduanya sama Rp9.900, jadi yang menentukan adalah harga perpanjangan.
Registrar lain bisa kamu hitung dengan urutan ini:
- Buka halaman harga domain registrar itu dan cari kolom perpanjangan (biasanya tertulis “Renewal” atau “Perpanjang”) di samping harga daftarnya.
- Baca syarat promonya. Ada promo yang hanya berlaku untuk pendaftaran baru, ada juga yang hanya berlaku untuk metode pembayaran tertentu.
- Jumlahkan harga daftar dengan dua kali harga perpanjangan.
- Catat juga biaya restore, yaitu biaya memulihkan domain yang terlambat diperpanjang. Angka ini jarang dilihat orang, padahal bisa beberapa kali lipat harga perpanjangan.
- Simpan angka-angka itu bersama tanggal pengecekannya, supaya tahun depan kamu tahu apakah harganya naik.
Kenapa harga domain .id jauh di atas .my.id
Jawabannya terlihat dari harga untuk reseller. Digital Registra, registrar yang menjual ke reseller, mencantumkan .ID Rp210.000 dan .co.id Rp270.000 sebelum PPN 11%, sementara .my.id Rp22.000. Kalau harga untuk reseller saja sudah setinggi itu, ruang registrar untuk memberi diskon .id memang kecil. Harga di kisaran Rp219.000 sampai Rp249.000 di tabel atas tidak jauh dari harga dasarnya.
Peruntukannya juga berbeda. Di daftar persyaratan domain .ID, .my.id dan .web.id tercatat untuk personal, .biz.id untuk bisnis, komersial, dan UKM, sedangkan .id tercatat untuk umum. Alamat .id juga lebih pendek: namausaha.id lebih mudah diucapkan di telepon daripada namausaha.biz.id.
.id, .co.id, atau .com: pilih sesuai kondisi usahamu
Ekstensi yang tepat bergantung pada status usaha dan siapa pembelimu. Tabel ini bisa jadi pegangan awal.
| Kondisi usahamu | Pilihan yang masuk akal | Alasannya |
|---|---|---|
| Sudah berbadan usaha dan punya NIB, pembeli di Indonesia | .co.id | Hanya bisa didaftarkan dengan KTP dan NIB, jadi pemiliknya jelas usaha yang terdaftar |
| Pembeli di Indonesia, NIB belum ada | .id | Tanpa syarat dokumen dan alamatnya pendek |
| Menjual juga ke luar negeri, atau nama .com-nya masih kosong | .com | Ekstensi umum yang tidak terikat ke satu negara |
| Organisasi, komunitas, atau yayasan | .org atau .or.id | .or.id butuh dokumen organisasi, .org tanpa syarat |
| Usaha sampingan atau masih uji coba | .my.id atau .biz.id | Murah, cukup untuk mencoba |
Soal SEO, dokumentasi Google menyebut domain kode negara memberi sinyal kuat bagi pengguna dan mesin telusur bahwa situs itu ditujukan untuk negara tertentu (Google Search Central, diperbarui 18 Desember 2025). Domain .id tidak termasuk dalam daftar domain negara yang diperlakukan Google sebagai domain umum. Artinya .id dan .co.id membantu Google memahami bahwa pasarmu Indonesia. Sinyal ini soal negara sasaran dan tidak menjamin peringkat. Usaha di Indonesia yang memakai .com tetap bisa muncul di Google selama isi websitenya jelas melayani pembeli Indonesia.
Untuk organisasi, kami biasanya menyarankan .org karena domain itu identik dengan organisasi, walau keputusan akhirnya tetap di tangan klien. Contoh dan fitur yang perlu disiapkan ada di artikel website organisasi dan komunitas.
Kalau anggaran memungkinkan, daftarkan dua ekstensi untuk nama yang sama (misalnya .co.id dan .id), lalu arahkan yang kedua ke website utama. Dengan begitu, orang lain tidak bisa mendaftarkan namamu di ekstensi kedua itu.
Syarat domain .co.id dan urutan mendaftarkannya
Syarat domain .co.id di Rumahweb dan Digital Registra sama: KTP (atau paspor) penanggung jawab yang masih berlaku dan NIB (Nomor Induk Berusaha). Harganya per 1 November 2026 Rp295.000 sampai Rp300.000 di tahun pertama. Domain .id tidak membutuhkan dokumen apa pun, jadi bisa langsung aktif setelah pembayaran.
Urutan pendaftarannya:
- Siapkan file KTP penanggung jawab dan dokumen NIB dalam bentuk scan atau foto yang terbaca jelas.
- Cek nama domain di kolom pencarian registrar. Siapkan dua atau tiga nama cadangan, karena nama pendek sering sudah dipakai.
- Pastikan data pemilik domain diisi atas nama usahamu sendiri, termasuk email yang aktif dan dibaca rutin.
- Unggah dokumen sesuai permintaan registrar setelah pemesanan.
- Setelah domain aktif, pasang pengingat di kalender sebulan sebelum tanggal kedaluwarsanya.
Pendaftaran domain Indonesia dilakukan lewat registrar yang terakreditasi PANDI, pengelola nama domain .id (PANDI). Di dooha.id, semua domain klien didaftarkan lewat PANDI atas nama klien atau usahanya (Syarat Layanan dooha.id).
Kapan .my.id atau .biz.id sudah cukup
Untuk usaha sampingan yang belum yakin akan berjalan, atau website uji coba sebelum peluncuran, .my.id dan .biz.id cukup masuk akal. Biaya tiga tahunnya di bawah Rp150.000 menurut tabel tadi.
Lain ceritanya kalau alamat itu akan dicetak di kemasan atau dipakai di proposal ke perusahaan. Pindah domain nanti berarti mencetak ulang semua materi itu dan memberi tahu pelanggan alamat baru. Untuk usaha yang sudah berjalan, selisih harga antara .biz.id dan .id dalam tiga tahun sekitar Rp450.000 sampai Rp530.000. Bandingkan angka itu dengan biaya mencetak ulang kemasan dan materi promosimu sebelum memutuskan.
Restore dan nama pendaftar: dua hal yang sering terlupa
Biaya restore adalah biaya memulihkan domain yang sudah lewat masa tenggang. Di Rumahweb, restore .id Rp1.000.000, .co.id Rp1.200.000, dan .com Rp1.800.000. Digital Registra menulis harga restore 400% dari harga perpanjangan. Di dooha.id aturannya serupa: kami mengirim pengingat 30 hari sebelum jatuh tempo, ada masa tenggang 7 hari setelah kedaluwarsa, dan domain yang lewat masa tenggang bisa dipulihkan dengan biaya 4 kali biaya perpanjangan.
Hal kedua adalah nama pendaftar. Beberapa klien datang ke kami dengan domain yang masih terdaftar atas nama vendor lamanya. Setelah migrasi ke dooha.id, data pendaftar domain itu sepenuhnya berisi informasi milik klien. Kalau domainmu didaftarkan pihak lain, minta mereka menunjukkan data pemiliknya sejak awal. Domain adalah alamat usahamu, jadi namamu yang harus tercatat sebagai pemilik.
Biaya domain hanyalah satu bagian dari biaya website yang datang setiap tahun. Rinciannya bersama hosting, email, dan perawatan ada di artikel rincian biaya membuat website perusahaan.
Pertanyaan yang sering muncul saat membeli domain
Berapa harga domain .id per tahun?
Per 1 November 2026, perpanjangan domain .id Rp219.000 per tahun di Rumahweb dan Rp249.000 di DomaiNesia. DomaiNesia memberi harga Rp99.000 untuk tahun pertama. Selalu cek harga perpanjangannya, karena harga itulah yang kamu bayar setiap tahun berikutnya.
Apakah domain .id bagus untuk bisnis?
Bagus untuk usaha yang pembelinya di Indonesia. Domain .id bisa didaftarkan tanpa dokumen, alamatnya pendek, dan Google memperlakukannya sebagai domain negara Indonesia. Kalau usahamu sudah punya NIB, .co.id menambah kejelasan bahwa pemiliknya usaha yang terdaftar.
Kenapa domain .id lebih mahal dari .my.id?
Harga dasarnya memang jauh berbeda. Untuk reseller di Digital Registra, .ID Rp210.000 dan .my.id Rp22.000 sebelum PPN. Peruntukannya juga berbeda: .my.id untuk personal, .id untuk umum.
Apa syarat domain .co.id?
KTP atau paspor penanggung jawab yang masih berlaku dan NIB (Nomor Induk Berusaha). Harganya Rp295.000 sampai Rp300.000 per tahun di Rumahweb dan DomaiNesia per 1 November 2026.
Pilih domain .id atau .com untuk usaha di Indonesia?
Kalau pembelimu di Indonesia dan nama .com-nya sudah dipakai orang, pilih .id atau .co.id. Kalau kamu juga menjual ke luar negeri dan nama .com-nya masih kosong, .com masuk akal. Keduanya bisa muncul di Google. Ekstensi .id hanya menambah sinyal bahwa websitemu ditujukan untuk Indonesia.
Sebelum membayar, tulis harga tahun kedua
Saat membandingkan registrar atau penawaran jasa website, tulis tiga angka untuk setiap pilihan: harga daftar, harga perpanjangan, dan biaya restore.
Kalau kamu sekalian ingin dibuatkan website, paket dooha.id sudah termasuk domain dan hosting gratis di tahun pertama untuk ekstensi .com, .co.id, dan .id, didaftarkan atas nama usahamu. Pilihan paketnya ada di halaman Paket dooha.id, dan kalau masih bingung memilih nama atau ekstensi, kamu bisa tanyakan dulu lewat WhatsApp. Gambaran lengkap langkah membuat website dari nol ada di panduan website untuk UMKM.
