fbpx

10 Teknologi Yang Akan Booming di Tahun 2023

AI
Tidak ada yang pasti tentang teknologi yang akan booming di tahun 2023, tetapi beberapa teknologi yang diharapkan akan terus berkembang dan memiliki dampak besar pada berbagai industri di antaranya:

Table of Contents

1. Intelijen Buatan (Artificial intelligence) dan Pembelajaran Mesin (Machine Learning)

Intelijen Buatan (AI) adalah teknologi yang digunakan untuk mengajarkan komputer untuk melakukan tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia, seperti pengenalan suara, pengenalan wajah, dan pengambilan keputusan.

AI dapat dibagi menjadi dua kategori utama: AI ditetapkan dan AI tidak ditetapkan. AI ditetapkan adalah AI yang dibangun untuk melakukan tugas tertentu, seperti pengenalan suara atau pengenalan wajah, sementara AI tidak ditetapkan adalah AI yang dibangun untuk belajar sendiri dan menemukan solusi tanpa instruksi yang jelas.

Pembelajaran Mesin (ML) adalah cabang AI yang mengajarkan komputer untuk belajar dari data dan menemukan pola tanpa diberi instruksi yang jelas. Ada beberapa jenis ML, termasuk pembelajaran supervised, unsupervised, dan reinforced.

Pembelajaran supervised adalah proses dimana komputer diajarkan dengan menggunakan data yang sudah ditandai sebelumnya, sementara pembelajaran unsupervised adalah proses dimana komputer belajar dari data yang tidak ditandai. Pembelajaran reinforced adalah proses dimana komputer belajar dari pengalaman dan diberi reward atau sanksi untuk tindakannya.

AI dan ML diharapkan akan terus digunakan di berbagai industri, seperti perdagangan, manufaktur, kesehatan, dan transportasi. AI dan ML diharapkan akan membuat proses-proses yang sebelumnya dilakukan oleh manusia menjadi lebih cepat dan efisien, serta meningkatkan kualitas dan akurasi dari keputusan yang diambil.

2. Teknologi kendali suara (Voice Control)

Teknologi kendali suara adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat elektronik dan mengakses informasi dengan menggunakan perintah suara.

Ini diimplementasikan melalui perangkat lunak yang disebut sebagai asisten virtual (virtual assistant) seperti Siri, Alexa, Google Assistant, Bixby, dan lain-lain. Asisten virtual ini dapat diinstal pada berbagai perangkat seperti smartphone, tablet, smart speaker, smart TV, dan lain-lain.

Teknologi ini diharapkan akan menjadi lebih umum digunakan di rumah dan di tempat kerja, dan akan membuat interaksi manusia-komputer lebih sederhana dan alami.

Pengguna dapat mengontrol perangkat elektronik yang terhubung dengan internet, seperti mengatur suhu ruangan, menyalakan atau mematikan lampu, mengontrol TV, dan lain-lain dengan perintah suara. Selain itu, pengguna dapat juga mengakses informasi seperti cuaca, berita, musik, dan lain-lain dengan perintah suara.

Teknologi kendali suara juga digunakan dalam aplikasi pengembangan perangkat lunak untuk meningkatkan interaksi antara manusia dan komputer dalam berbagai bidang, seperti gaming, pendidikan, dan aplikasi bisnis. Dengan teknologi ini, manusia dapat mengontrol perangkat dengan cara yang lebih alami dan sederhana, tanpa harus menyentuh layar atau mengetik.

3. Teknologi 5G

Teknologi 5G adalah teknologi jaringan generasi kelima yang menawarkan kecepatan jaringan yang lebih cepat dan kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan 4G.

Ini memungkinkan untuk aplikasi yang lebih kompleks dan responsif, seperti streaming video 4K, gaming online, dan real-time virtual reality.

Kecepatan 5G yang tinggi memungkinkan untuk jumlah koneksi yang lebih banyak, yang berarti bahwa lebih banyak perangkat dapat terhubung ke internet pada saat yang sama tanpa menurunkan kualitas koneksi.

5G juga memiliki latensi yang lebih rendah dibandingkan dengan jaringan 4G, yang berarti bahwa respons dari perangkat yang terhubung ke jaringan akan lebih cepat. Ini sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan komunikasi real-time, seperti kendaraan otomatis dan peralatan industri otomatis.

5G juga diharapkan akan membantu dalam meningkatkan pengembangan internet of things (IoT), karena jaringan 5G memiliki kapasitas yang lebih besar dan latensi yang lebih rendah, yang berarti bahwa lebih banyak perangkat dapat terhubung ke internet pada saat yang sama tanpa menurunkan kualitas koneksi.

Namun, teknologi 5G masih dalam tahap pengembangan dan implementasi, dan masih memerlukan investasi yang cukup besar dari pemerintah dan perusahaan untuk membangun infrastruktur jaringan yang dibutuhkan. Beberapa negara sudah menerapkan 5G secara luas, namun beberapa negara masih dalam tahap pengembangan.

4. Teknologi Blockchain

Blockchain adalah teknologi yang digunakan untuk menyimpan data dalam jaringan yang aman dan tidak dapat diubah. Ini adalah teknologi dasar dari mata uang digital Bitcoin, tetapi saat ini digunakan untuk berbagai aplikasi lainnya.

Blockchain adalah jaringan yang terdiri dari beberapa node atau komputer yang saling terhubung. Saat seseorang menambahkan data baru ke blockchain, data tersebut dikirim ke semua node yang terhubung dalam jaringan. Setiap node kemudian mengecek data baru ini untuk memastikan bahwa data tersebut valid dan tidak telah diubah.

Jika data valid, maka data tersebut akan ditambahkan ke blockchain sebagai “blok” baru. Karena data dalam blockchain tidak dapat diubah, maka ini sangat aman dan dapat diandalkan. Blockchain juga tidak mengandalkan satu otoritas pusat untuk mengontrol dan mengatur jaringan, sehingga tidak ada satu entitas yang dapat dihack atau diubah.

Blockchain diharapkan akan digunakan dalam berbagai bidang, seperti perbankan, perdagangan, dan identitas digital. Dalam perbankan, blockchain dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan mengurangi biaya.

Dalam perdagangan, blockchain dapat digunakan untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko kecurangan. Dalam identitas digital, blockchain dapat digunakan untuk menyimpan dan mengakses data identitas yang aman dan tidak dapat diubah.

5. Teknologi Realitas Virtual (Virtual Reality) dan Realitas Aumented (Augmented Reality)

Teknologi Realitas Virtual (VR) adalah teknologi yang menyediakan pengalaman yang dikelilingi oleh dunia virtual. Ini dilakukan melalui mengenakan head-mounted display (HMD) atau kacamata yang menampilkan gambar 3D yang dapat diinteraksikan dengan.

VR memungkinkan pengguna untuk menjelajahi dunia yang dibuat secara digital dan merasakan pengalaman yang seolah-olah nyata.

Teknologi Realitas Aumented (AR) adalah teknologi yang menambahkan elemen digital ke dunia nyata. Ini dilakukan melalui menggunakan perangkat seperti smartphone, tablet atau kacamata khusus yang menampilkan gambar digital di atas dunia nyata.

AR memungkinkan pengguna untuk melihat dunia yang ditambahkan dengan informasi digital yang berguna, seperti informasi produk, petunjuk arah, atau bahkan pengalaman hiburan.

VR dan AR diharapkan akan digunakan dalam berbagai bidang, seperti hiburan, pendidikan, pelatihan, dan desain. Dalam hiburan, VR dan AR dapat digunakan untuk menyediakan pengalaman yang imersif dan menyenangkan, seperti video game atau film.

Dalam pendidikan, VR dan AR dapat digunakan untuk menyediakan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, seperti simulasi atau pengalaman field trip virtual.

Dalam pelatihan, VR dan AR dapat digunakan untuk menyediakan pelatihan yang aman dan efisien, seperti pelatihan pilot atau operator mesin.

Dalam desain, VR dan AR dapat digunakan untuk menyediakan visualisasi produk yang akurat dan interaktif, seperti desain arsitektur atau produk.

6. Teknologi Kendali Gerak (Motion Control)

Teknologi kendali gerak adalah teknologi yang digunakan untuk mengontrol perangkat elektronik atau mesin dengan menggunakan gerakan tubuh. Ini diimplementasikan melalui perangkat yang disebut sebagai perangkat kendali gerak, seperti Kinect, Leap Motion, Myo, dan lain-lain.

Perangkat ini dapat memantau gerakan tubuh pengguna dan mengubahnya menjadi perintah yang dapat diterima oleh perangkat yang terhubung.

Teknologi kendali gerak diharapkan akan menjadi lebih umum digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti gaming, hiburan, pelatihan, dan aplikasi kesehatan. Dalam gaming, kendali gerak memungkinkan pengguna untuk mengontrol game dengan gerakan tubuh mereka, seperti menendang bola atau menangkap bola.

Dalam hiburan, kendali gerak memungkinkan pengguna untuk mengontrol video atau musik dengan gerakan tubuh mereka. Dalam pelatihan, kendali gerak dapat digunakan untuk mengukur dan meningkatkan kinerja olahraga atau gerakan kesehatan.

Dalam aplikasi kesehatan, kendali gerak dapat digunakan untuk mengukur dan meningkatkan mobilitas atau gerakan pasien.

Selain itu, teknologi kendali gerak juga diharapkan akan digunakan dalam bidang industri, seperti robotika, otomatisasi, dan kendali kendaraan. Dalam robotika, kendali gerak dapat digunakan untuk mengontrol pergerakan robot dengan gerakan tubuh manusia.

Dalam otomatisasi, kendali gerak dapat digunakan untuk mengontrol peralatan industri atau mesin dengan gerakan tubuh. Dalam kendali kendaraan, kendali gerak dapat digunakan untuk mengontrol kendaraan tanpa harus menyentuh kontrol yang biasa.

Teknologi kendali gerak memerlukan perangkat yang dapat memantau gerakan tubuh manusia dan perangkat yang dapat menerima perintah dari gerakan tubuh.

Perkembangan teknologi seperti sensor gerak, kamera, dan pengolah data yang lebih canggih, membuat teknologi kendali gerak semakin canggih dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi.

7. Teknologi Internet of Things (IoT)

Teknologi Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang memungkinkan perangkat elektronik untuk terhubung ke internet dan berkomunikasi satu sama lain.

Ini dilakukan melalui perangkat yang disebut sebagai sensor atau modul yang dapat mengumpulkan data dari lingkungan sekitar dan mengirimkannya ke perangkat yang terhubung ke internet. Perangkat ini dapat mengumpulkan data seperti suhu, kelembaban, tekanan, dan lokasi.

IoT diharapkan akan digunakan dalam berbagai bidang, seperti perdagangan, manufaktur, transportasi, dan kesehatan. Dalam perdagangan, IoT dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari perangkat yang terhubung ke internet, seperti mesin pembayaran atau kamera, untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kecurangan.

Dalam manufaktur, IoT dapat digunakan untuk mengoptimalkan produksi dengan mengumpulkan data dari peralatan dan mesin, seperti sensor suhu atau sensor kelembaban.

Dalam transportasi, IoT dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi transportasi dengan mengumpulkan data dari kendaraan seperti lokasi, kecepatan, dan jarak tempuh.

Dalam kesehatan, IoT dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari perangkat medis seperti sensor detak jantung atau sensor suhu tubuh untuk memonitor kondisi kesehatan pasien.

IoT juga dapat digunakan dalam rumah pintar, yang memungkinkan perangkat elektronik rumah seperti lampu, AC, dan oven dikendalikan dengan perintah suara atau melalui aplikasi smartphone.

IoT juga diharapkan akan membantu dalam pengembangan Smart City, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup di kota.

IoT memerlukan infrastruktur jaringan yang baik dan kompatibilitas antara perangkat, juga dibutuhkan pengembangan aplikasi yang dapat mengolah data yang dikumpulkan dari perangkat. Keamanan juga menjadi perhatian penting dalam pengembangan teknologi IoT untuk mencegah akses yang tidak sah ke data yang dikumpulkan.

8. Teknologi Robotik

Teknologi robotik adalah teknologi yang digunakan untuk mengembangkan dan mengontrol mesin yang disebut robot.

Robot dapat dikendalikan secara otomatis atau dengan kontrol manusia, dan dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti manufaktur, pertambangan, konstruksi, penerbangan, dan medis.

Robot dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu robot statis dan robot mobile. Robot statis adalah robot yang tidak memiliki kemampuan untuk bergerak sendiri, seperti robot industri yang digunakan untuk mengebor atau menyambung.

Sedangkan robot mobile adalah robot yang dapat bergerak secara independen, seperti robot pembersih atau robot penjelajah.

Robot juga dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan kontrolnya, yaitu robot terprogram dan robot belajar.

Robot terprogram adalah robot yang dikendalikan dengan instruksi yang ditentukan sebelumnya, sementara robot belajar adalah robot yang dapat belajar dari lingkungan dan menyesuaikan perilakunya sesuai dengan situasi yang dihadapinya.

Robot diharapkan akan digunakan dalam berbagai bidang, seperti manufaktur, pertambangan, konstruksi, penerbangan, medis, dan lainnya.

Dalam manufaktur, robot dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi dengan mengambil alih tugas-tugas berat atau berbahaya yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.

Dalam pertambangan, robot dapat digunakan untuk mengambil alih tugas-tugas di dalam tambang yang berbahaya bagi manusia.

Dalam konstruksi, robot dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam pekerjaan konstruksi.

Dalam penerbangan, robot dapat digunakan untuk mengendalikan pesawat tanpa pilot. Dalam medis, robot dapat digunakan untuk melakukan operasi yang rumit atau melakukan perawatan pasien.

Pengembangan teknologi robotik saat ini juga mencakup robot yang dapat berinteraksi dengan lingkungan dan manusia, seperti robot yang dapat mengenali perintah suara, robot yang dapat mengenali wajah, dan robot yang dapat bergerak dengan kontrol gerak.

9. Teknologi kendali kendaraan otomatis (Automatic Vehicle)

Teknologi Kendali Kendaraan Otomatis (AV) atau yang dikenal juga dengan istilah “Automatic vehicle” adalah teknologi yang digunakan untuk mengendalikan kendaraan tanpa intervensi manusia.

Sistem ini didukung oleh berbagai teknologi yang saling berhubungan, seperti sensor, kamera, GPS, dan pemrosesan data.

AV menggunakan kombinasi dari sensor dan teknologi pemrosesan data yang canggih untuk memantau lingkungan sekitar kendaraan, seperti jalur lalu lintas, pengendara lain, dan objek lain yang mungkin menimbulkan bahaya.

Sistem ini kemudian mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghindari konflik dan memastikan keselamatan kendaraan dan penumpang.

AV diharapkan akan digunakan dalam berbagai bidang, seperti transportasi, logistik, dan konstruksi. Dalam transportasi, AV dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi risiko kecelakaan.

Dalam logistik, AV dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi pengiriman dan mengurangi biaya. Dalam konstruksi, AV dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam pekerjaan konstruksi.

AV masih dalam tahap perkembangan dan masih memerlukan pengujian dan validasi yang lebih lanjut untuk memastikan keselamatan dan efisiensi sebelum diterapkan secara luas.

Beberapa perusahaan dan pemerintah telah mulai menguji kendaraan otomatis di jalan raya, namun masih ada banyak hal yang perlu diatasi sebelum teknologi ini dapat digunakan secara luas.

Beberapa hal yang perlu diatasi antara lain :

  • Peraturan yang berbeda di setiap negara dan daerah, yang membuat sulit untuk mengembangkan teknologi ini secara global.
  • Masalah keamanan yang diperlukan untuk dicari solusi, seperti bagaimana menangani situasi darurat dan bagaimana menangani masalah hacking.
  • Masalah biaya yang masih tinggi, yang membuat teknologi ini tidak dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Namun, dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, diharapkan teknologi AV akan semakin canggih dan dapat digunakan secara luas dalam waktu dekat.

10. Teknologi Bioteknologi dan Kedokteran Personalisasi

Teknologi bioteknologi adalah teknologi yang menggunakan ilmu biologi dan teknologi untuk mengembangkan produk dan proses baru dalam bidang pertanian, industri, dan kedokteran.

Ini termasuk teknologi seperti pembuatan organisme transgenik, terapi gen, dan produksi bahan baku yang dapat digunakan dalam industri. Bioteknologi dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan efisiensi industri, dan meningkatkan kualitas kesehatan.

Kedokteran personalisasi adalah pendekatan dalam kedokteran yang mengutamakan perawatan yang disesuaikan dengan individu.

Ini berarti menggunakan informasi genetik, data kesehatan, dan faktor lingkungan untuk menyediakan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan individu. Ini dapat mencakup pengembangan obat-obatan yang disesuaikan dengan genetika pasien, atau terapi gen yang dapat menyembuhkan penyakit genetik.

Kedua teknologi ini saling berhubungan dan dapat digunakan bersama-sama untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

Bioteknologi dapat digunakan untuk mengembangkan terapi gen yang dapat digunakan dalam kedokteran personalisasi. Kedokteran personalisasi dapat digunakan untuk menentukan terapi yang paling efektif untuk pasien berdasarkan genetika pasien.

Beberapa contoh dari aplikasi bioteknologi dan kedokteran personalisasi adalah:

  • Terapi gen: teknologi bioteknologi yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit genetik dengan mengganti atau memperbaiki gen yang rusak.
  • Obat-obatan disesuaikan dengan genetika: teknologi bioteknologi yang digunakan untuk mengembangkan obat-obatan yang dapat bekerja lebih efektif pada individu berdasarkan genetika mereka.
  • Diagnosis genetik: teknologi bioteknologi yang digunakan untuk menentukan risiko seseorang untuk penyakit tertentu berdasarkan genetika mereka.
  • Pemilihan terapi: kedokteran personalisasi yang digunakan untuk menentukan terapi yang paling efektif untuk pasien berdasarkan genetika, data kesehatan, dan faktor lingkungan.

Sementara teknologi bioteknologi dan kedokteran personalisasi memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas kesehatan, juga diperlukan pengujian dan validasi yang cukup untuk memastikan keamanan dan efektivitas dari teknologi ini sebelum diterapkan secara luas.

11. Kesimpulan

Teknologi-teknologi yang diharapkan akan booming di tahun 2023 adalah bahwa teknologi ini akan memiliki dampak yang signifikan pada berbagai industri, termasuk perdagangan, manufaktur, kesehatan, transportasi, hiburan, dan pelatihan.

Teknologi seperti intelijen buatan, pembelajaran mesin, kendali suara, 5G, blockchain, realitas virtual, kendali gerak, internet of things, robotik, kendali kendaraan otomatis, dan bioteknologi akan membuat interaksi manusia-komputer lebih alami dan efisien, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan umum.